KEMAS RINDO – Pembangunan saluran drainase yang sedang berlangsung di wilayah Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, kini menjadi sorotan dan perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab proyek yang tampak cukup besar itu berjalan tanpa dilengkapi papan nama atau plang proyek yang seharusnya memuat informasi lengkap terkait kegiatan tersebut.
Publik pun mulai mempertanyakan berbagai hal mendasar. Proyek ini berasal dari instansi atau dinas mana? Berapa nilai anggaran yang digelontorkan untuk pembangunannya? Kapan tepatnya waktu pelaksanaan dimulai dan kapan target penyelesaiannya? Semua pertanyaan itu belum mendapatkan jawaban yang jelas, karena di lokasi pekerjaan tidak terpasang satu pun plang yang memuat rincian data teknis maupun administrasi proyek tersebut.
Menurut keterangan warga sekitar, pembangunan ini sudah kurang satu Minggu Awalnya warga mengira ini adalah program rutin pemeliharaan saluran air, namun melihat skala pengerjaan yang cukup besar dan penggalian yang cukup dalam, muncul rasa penasaran sekaligus kekhawatiran.
“Kami melihat pekerja yang aktif menggali saluran ini. Tapi sampai sekarang kami tidak tahu ini proyek siapa, dananya berapa, kapan selesainya. Biasanya kan ada papan informasi, tapi ini kosong sama sekali,” ujar salah satu warga setempat.
Warga juga mengaku khawatir jika tanpa informasi yang transparan, sulit bagi masyarakat untuk mengawasi kualitas pekerjaan maupun kesesuaian hasil dengan perencanaan yang seharusnya ada. “Kalau ada masalah atau kerusakan nanti, kami harus lapor ke siapa? Tidak ada data kontak atau nama instansi penanggung jawabnya,” tambahnya.
Ketidakjelasan informasi ini menimbulkan asumsi beragam di masyarakat. Ada yang berpendapat proyek ini mungkin berasal dari anggaran pemerintah kota, namun ada juga yang menduga dari program lain. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait yang menjelaskan rincian pembangunan drainase tersebut.
Masyarakat berharap agar pihak pelaksana maupun instansi berwenang segera memberikan kejelasan dan melengkapi plang proyek sesuai ketentuan, sehingga transparansi dan akuntabilitas pembangunan di wilayah Kelurahan Kemas Rindo dapat terjamin, serta kepercayaan publik terhadap pembangunan daerah tetap terjaga.
