KAPOLDA SUMSEL DISOROT KERAS: DIDUGA TUTUP MATA, KEBAKARAN BERULANG TANPA TERSANGKA

KAPOLDA SUMSEL DISOROT KERAS: DIDUGA TUTUP MATA, KEBAKARAN BERULANG TANPA TERSANGKA

Spread the love

MUSI BANYUASIN – Rentetan kebakaran yang diduga berasal dari aktivitas sumur dan kilang minyak ilegal di wilayah Hindoli, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, sepanjang tahun 2026, memicu kemarahan publik.
Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, sedikitnya hampir lima kali kebakaran terjadi. Namun ironisnya, hingga kini belum ada kejelasan penetapan tersangka maupun langkah hukum yang tegas dari aparat penegak hukum.

Kondisi ini membuat publik menilai aparat terkesan tutup mata terhadap praktik ilegal yang terus berulang dan semakin berani.
Desakan keras pun mengarah kepada Kapolda Sumatera Selatan untuk segera mengambil tindakan nyata, termasuk mencopot Kapolsek Keluang, AKP Moga Gumilang, yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan di wilayah hukumnya.

Sorotan publik semakin tajam setelah upaya konfirmasi dari media kepada Kapolda Sumsel melalui pesan WhatsApp terkait aktivitas ilegal drilling dan refinery tidak mendapat tanggapan. Minimnya respons ini memunculkan dugaan kuat di tengah masyarakat adanya pembiaran terhadap praktik ilegal tersebut.
🗣️ Pernyataan Fitroh – Ketua SMS (Suara Masyarakat Sipil)
“Ini bukan lagi kelalaian, ini sudah darurat hukum. Kebakaran terjadi berulang kali, tapi tidak ada satu pun tersangka. Kami melihat ada indikasi pembiaran yang serius,” tegas Fitroh.

“Kami mendesak Kapolda Sumsel jangan tutup mata. Segera copot Kapolsek Keluang AKP Moga Gumilang dan bentuk tim khusus untuk membongkar mafia minyak ilegal sampai ke akar-akarnya,” lanjutnya.

🗣️ Pernyataan M. Khalik – GPP Sumsel
“Kami menilai penegakan hukum di Keluang sangat lemah. Kebakaran besar terjadi berkali-kali, tetapi tidak ada tindak lanjut. Ini mencederai rasa keadilan masyarakat,” ujar Khalik.

“Kalau ini terus dibiarkan, mafia minyak akan semakin merajalela.

Kami mendesak Kapolda Sumsel segera bertindak tegas dan melakukan evaluasi total,” tegasnya.

🗣️ Pernyataan OBI JANGKRIK (Jaringan Ngobrol Kritik KKN)
OBI JANGKRIK turut menyuarakan sikap keras terhadap kondisi yang terjadi di Keluang.
“Kami melihat ini bukan sekadar persoalan hukum biasa, tetapi sudah masuk pada dugaan pembiaran sistemik. Kebakaran berulang tanpa tersangka adalah bentuk kegagalan serius penegakan hukum,” tegas perwakilan OBI JANGKRIK.

“Diamnya respons dari pihak terkait, termasuk saat dikonfirmasi media, justru memperkuat kecurigaan publik. Aparat tidak boleh alergi terhadap kritik,” lanjutnya.

OBI JANGKRIK juga menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Kami mendesak Kapolda Sumsel segera bertindak tegas, copot Kapolsek Keluang, dan bongkar jaringan mafia minyak ilegal tanpa pandang bulu. Jika tidak, kami siap turun aksi dan membawa isu ini ke tingkat yang lebih luas,” tutupnya.

Publik kini menunggu langkah nyata dari Kapolda Sumatera Selatan. Jika tidak segera ditindak, dikhawatirkan kebakaran serupa akan terus terjadi dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.
Hukum tidak boleh kalah. Negara tidak boleh kalah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *