DERMAGA GASING DIGEREBEK! Truk Tangki PT SPE Disita, Nama Oknum Pomdam II/Sriwijaya Terseret

DERMAGA GASING DIGEREBEK! Truk Tangki PT SPE Disita, Nama Oknum Pomdam II/Sriwijaya Terseret

Spread the love

BANYUASIN – Operasi senyap aparat gabungan Polda Sumatera Selatan dan Mabes Polri di kawasan Dermaga Gasing, Kabupaten Banyuasin, Sabtu (17/1/2026), membuka tabir dugaan praktik distribusi BBM ilegal yang selama ini beroperasi nyaris tanpa hambatan. Dalam penggerebekan yang melibatkan sekitar 50 personel, termasuk pengawalan ketat Brimob, satu unit truk tangki putih-biru bertuliskan PT Sriwijaya Perkasa Energi (SPE) diamankan.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kendaraan tersebut diduga tengah melakukan aktivitas bongkar-muat atau distribusi BBM ilegal saat tim melakukan penyergapan. Aparat langsung menyegel dan membawa kendaraan tersebut untuk proses lebih lanjut.
Yang membuat publik terhenyak, sumber internal menyebut kendaraan itu santer dikaitkan dengan seorang oknum anggota Pomdam II/Sriwijaya berinisial G. Dugaan ini memicu pertanyaan besar: apakah praktik mafia BBM ini berjalan dengan perlindungan oknum aparat?
Jaringan Terorganisir?
Dermaga Gasing bukan nama baru dalam peta peredaran BBM ilegal. Lokasi perairan yang relatif terbuka dan jauh dari pengawasan ketat disebut-sebut menjadi jalur strategis distribusi. Jika benar ada keterlibatan oknum aparat, maka pola ini mengindikasikan jaringan terorganisir yang rapi dan sistematis.
“Operasinya tidak mungkin berdiri sendiri. Ada sistem, ada jalur, dan ada pihak yang merasa aman,” ungkap salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.
Ujian Integritas Institusi
Sorotan kini tertuju pada Pangdam II/Sriwijaya. Publik menanti ketegasan langkah: apakah dugaan ini akan dibuka terang-benderang atau justru meredup di tengah jalan?
Kasus ini bukan sekadar soal satu truk tangki. Jika benar terjadi penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi, potensi kerugian negara bisa mencapai ratusan miliar rupiah. Lebih dari itu, aktivitas di dermaga dan gudang penimbunan berisiko memicu kebakaran maupun ledakan yang mengancam keselamatan warga sekitar.
Menanti Transparansi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pomdam II/Sriwijaya maupun manajemen PT Sriwijaya Perkasa Energi terkait dugaan tersebut. Publik mendesak agar proses hukum berjalan transparan dan tanpa pandang bulu.
Penggerebekan ini bisa menjadi titik balik pemberantasan mafia BBM di Sumatera Selatan—atau justru menjadi episode lain yang perlahan menghilang tanpa kejelasan

 

Ft/tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *